Pujian Syaikh Al-Imam Al-‘Allamah Samahatus Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah Terhadap Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhali

image

Syaikh Bin Baz pernah ditanya tentang Syaikh Rabi’ bin Hadi dan Syaikh Muhammad Amman, maka beliau mengatakan : “Khusus mengenai Syaikh Muhammad Amman Al-Jami dan Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali, keduanya adalah ahlussunah dan aku mengenal keduanya dengan keilmuan mereka, keutamaan serta akidah yang benar. Dr. Muhammad Amman Al-Jami telah meninggal dunia pada malam Kamis tanggal 27 Sya’ban tahun ini –semoga Allah merahmati beliau- namun aku menasehatkan agar tetap mengambil faedah dari kitab-kitab yang ditulis oleh keduanya. Kita memohon kepada Allah agar memberikan taufik-Nya kepada kita semua menuju perkara yang diridlai-Nya dan agar Allah mengampuni Syaikh Muhammad Amman dan agar memberikan taufik kepada seluruh kaum muslimin kepada perkara yang diridlai-Nya dan perkara yang padanya terdapat perbaikan bagi kaum muslimin, sesungguhnya Dia adalah Dzat Yang Maha Mendengar lagi Maha dekat.” (kaset Al-As`ilah As-Suwaidiyyah)

Beliau rahimahullah juga mengatakan: “Saudara-saudara kami para masyayikh yang terpandang di Madinah ini, tidak lagi kami ragukan. Mereka adalah para penganut akidah yang baik dan mereka adalah Ahlus Sunnah wal jama’ah, seperti Syaikh Muhammad Amman bin ‘Ali, Syaikh Rabi’ bin Hadi, Syaikh Shalih bin Sa’ad As-Suhaimi, dan Syaikh Muhammad bin Hadi, di sisi kami mereka semuanya telah dikenal dengan keistiqamahan dan keilmuan serta akidah yang baik…akan tetapi para penyeru kebatilan yang gemar memancing di air keruh, oknum-oknum yang suka membuat kekacauan di kalangan manusia mereka membicarakan perkara-perkara ini, mereka mengatakan tujuannya demikian dan demikian, padahal semua itu tidak baik. Yang wajib adalah membawa ucapan kepada kemungkinan yang paling baik.” (kaset Taudlihul Bayan)

Bahkan aku (syaikh Kholid Dhufairi, red) mendengar sendiri dengan dua telingaku ini, perbincangan antara Syaikh Bin Baz dan Syaikh Rabi’: “Wahai Syaikh Rabi’, bantahlah setiap orang yang berbuat kesalahan. Andaikan Ibnu Baz berbuat kesalahan maka bantahlah dia atau apabila Ibnu Ibrahim berbuat kekeliruan, bantahlah dia….” Kemudian beliau memuji Syaikh Rabi’ dengan pujian yang indah dan sungguh Allah-lah saksi atas apa yang aku katakan ini.
Bahkan Syaikh Bin Baz telah mengizinkan Syaikh Rabi’ untuk mengajar di masjid beliau beberapa bulan sebelum beliau meninggal, yang mana hal ini menunjukkan bahwa Syaikh meninggal dalam keadaan ridla kepada Syaikh Rabi’. Ditambah lagi dengan kenyataan bahwa Syaikh Rabi’ adalah murid senior Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz dan termasuk pelopor mereka.

(Dikutip dari terjemah buku karya Syaikh Abu ‘Abdillah Khalid bin Dlahwi Adz-Dzufairi, edisi Bahasa Indonesia Mengenal Lebih Dekat Asy Syaikh Rabi’ Bin Haadi al Madkhali, Sosok Ulama Pembela Sunnah Nabi. Diterjemahkan Ummu Affan, penerbit Media Ahlus Sunnah, Purwokerto)

http://salafy.or.id/blog/2005/10/03/pujian-indah-para-ulama-atas-syaikh-rabi’/

Tulisan ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s