Pujian Syaikh Al-‘Allamah Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i Terhadap Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhali

image

Dan dalam kaset Al-`As`ilah As-Saniyah li ‘Allamah ad-Diyar Al-Yamaniyyah ketika menjawab pertanyaan seorang pemuda dari Tha`if, beliau mengatakan : “Pada masa sekarang ini orang yang paling tahu tentang kelompok-kelompok dan tentang kerusakan berbagai jama’ah tersebut adalah Saudaraku Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali hafidzahullah. Barangsiapa yang dikatakan oleh Syaikh Rabi’ bin Hadi bahwasanya dia adalah seorang hizbi, pasti tidak lama kemudian akan terungkap pada kalian benar bahwa ia adalah seorang hizbi. Pasti kalian akan ingat yang demikian ini. Memang pada mulanya keadaan seseorang tidak terlihat, dia tidak suka keadaannya yang sebenarnya terungkap, akan tetapi ketika kedudukannya bertambah kuat, pengikutnya semakin banyak dan dia tidak menghiraukan pembicaraan tentang dirinya, maka terbukalah apa yang sebenarnya ada pada dirinya. Maka aku nasehatkan agar kitab-kitab beliau dibaca dan diambil faidah darinya, semoga Allah ta’ala menjaga beliau.”

Dalam pertanyaan yang ke 135 (dalam kitab Tuhfatul Qarib wal Mujib), ketika beliau ditanya tentang para ulama yang dapat dijadikan tempat rujukan, beliau mengatakan : “..dan Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali, karena beliau adalah salah satu ayat dari ayat-ayat Allah dengan pengetahuan beliau akan masalah-masalah hizbiyah, namun tidak seperti ayat-ayat Iran yang pendusta.”

“Dan termasuk ulama Ahlus Sunnah yang utama yang mereka hidup di jaman ini, yang mereka berdiri menghadang oknum-oknum pembuat kebatilan yaitu Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah, Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah, begitu pula Syaikh Rabi’ bin Hadi dan yang selain mereka.”

Saudaraku Syaikh ‘Abdul ‘Aziz Al-Bar’i dalam makalahnya yang berjudul Adz-Dzabb ‘anis Sunnah wa ‘Ulamaa`iha mengatakan : “Telah wafat empat orang masyayikh yaitu Syaikh Al-Albani, Syaikh Bin Baz, Syaikh Muqbil dan Syaikh Ibnu ‘Utsaimin dalam keadaan mereka ridla terhadap keadaan, perjalanan dakwah dan mereka meridlai Syaikh Rabi’ beserta kiprah beliau dalam dakwah menyeru kepada Allah. Bahkan pernah Syaikh Rabi’ masuk sedangkan kami sedang duduk bersama Syaikh Muqbil di tempat beliau menginap di Makkah, maka Syaikh Rabi’ mengucapkan salam kepada hadirin dan ketika beliau sampai kepada Syaikh Muqbil yang ketika itu beliau menjawab salam sambil duduk, Syaikh Muqbil mengatakan kepada Syaikh Rabi’ : “Sebenarnya anda berhak untuk disambut dengan berdiri sayangnya aku sedang sakit (sehingga aku tidak bisa menyambutmu dengan berdiri).”

(Dikutip dari terjemah buku karya Syaikh Abu ‘Abdillah Khalid bin Dlahwi Adz-Dzufairi, edisi Bahasa Indonesia Mengenal Lebih Dekat Asy Syaikh Rabi’ Bin Haadi al Madkhali, Sosok Ulama Pembela Sunnah Nabi. Diterjemahkan Ummu Affan, penerbit Media Ahlus Sunnah, Purwokerto)

http://salafy.or.id/blog/2005/10/03/pujian-indah-para-ulama-atas-syaikh-rabi’/

Tulisan ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s