Apakah Pemerintah Saudi Telah Kafir Karena Telah Membantu Amerika Menyerang ISIS?

image

✅Apa benar Saudi membantu Amerika menyerang ISIS dan ini menunjukkan kekafiran Saudi?

Jawaban:

Jika seandainya ISIS adalah muslim yang baik dan tidak menyakiti serta mengkafirkan sesamanya, maka haram memerangi mereka. Namun jika ISIS adalah Khawarij yang menghalalkan darah sesama muslim, bahkan pemimpinnya bersumpah untuk menghancurkan Ka’bah, maka wajib memerangi mereka sesuai dengan ketentuan syar’i. Para Ulama berbeda pendapat tentang keadaan Khawarij. Sebagian Ulama berpendapat bahwa Khawarij sudah sampai pada taraf kafir. Sebagian lagi menyatakan belum sampai pada taraf kafir. Tapi yang jelas, Khawarij diperintahkan untuk diperangi berdasarkan hadits-hadits Nabi. Nabi shollallahu alaihi wasallam menyatakan:

لَئِنْ أَنَا أَدْرَكْتُهُمْ لَأَقْتُلَنَّهُمْ قَتْلَ عَادٍ

Kalau seandainya aku bisa menjumpai mereka (Khawarij), sungguh aku akan perangi mereka sebagaimana penumpasan terhadap (kaum) Aad (H.R al-Bukhari dan Muslim)

ISIS bertekad untuk menghancurkan Ka’bah dan membunuh kaum muslimin yang tidak mau berbaiat kepada mereka, maka ia telah menebar ancaman terhadap keamanan bagi seluruh kaum muslimin di sekelilingnya.

Meminta pertolongan kepada orang kafir yang mampu untuk memberikan perlindungan keamanan adalah diperbolehkan. Sebagaimana dulu saat Nabi pulang dari Thaif (sebelum hijrah) beliau meminta perlindungan kepada Muth’im bin Adi yang masih musyrik agar beliau bisa masuk kembali ke Makkah secara aman dan beribadah di Ka’bah. Akhirnya Muth’im bin Adi bersama beberapa anak laki-lakinya berjaga dengan membawa pedang menjamin keamanan Rasulullah shollallahu alaihi wasallam yang sedang beribadah di Ka’bah agar tidak diganggu oleh kaum musyrikin lainnya. Kisah ini disebutkan dalam as-Siroh anNabawiyyah karya Ibnu Katsir (2/154)).

Sehingga pernyataan bahwa jika Saudi membantu memerangi ISIS maka Saudi kafir, itu adalah pernyataan yang tidak benar. Justru ISIS adalah Khawarij yang harus diperangi oleh kaum muslimin sesuai aturan syar’i, tidak gegabah dan main hakim sendiri, di bawah arahan Waliyyul Amri muslim.

(Abu Utsman Kharisman)

:idea::idea:📝📝:idea::idea:

WA al-I’tishom

Tulisan ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s