DOSA-DOSA ADALAH PENYAKIT YANG MERUSAK UKHUWWAH

image

Asy-Syaikh Muhammad bin Abdillah Al-Imam hafizhahullah

| | |

Dari Anas radhiyallahu anhu dia berkata bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi was sallam bersabda:

مَا تَوادَّ اثْنَانِ فِيْ اللهِ جَلَّ وعَزَّ أَوْ فِيْ الْإِسْلَامِ فَيُفَرقَّ بَيْنَهُمَا إِلَّا بِذَنْبٍ يُحْدِثُهُ أَحَدُهُمَا.

“Tidaklah dua orang saling mencintai karena Allah Jalla wa Azza atau karena Islam lalu keduanya dipisahkan, kecuali hal itu disebabkan oleh dosa yang dilakukan oleh salah satu dari keduanya.”  (Diriwayatkan oleh Al-Bukhary dalam Al-Adabul Mufrad dengan sanad hasan)

Maka lihatlah –semoga Allah menjagamu– bagaimana satu buah dosa menyebabkan perpisahan antara dua orang yang sebelumnya saling mencintai, maka bagaimana kiranya jika dosa-dosa itu banyak jumlahnya?! Sama saja apakah dosa itu dilakukan oleh seorang muslim yang berkaitan dengan hak saudaranya, atau dosa yang berkaitan antara dirinya dengan Rabbnya.

Duhai betapa besarnya bahaya dosa-dosa itu terhadap kita. Maka wahai Yang Maha Mengetahui perkara-perkara yang tersembunyi, jauhkanlah kami dari dosa-dosa, mudahkanlah kami untuk bertaubat, dan jagalah kami dari keburukan jiwa-jiwa dan hati-hati kami.
Maka berhati-hatilah wahai saudaraka jangan sampai engkau bermuamalah dengan saudaramu dengan kezhaliman, ghibah, mengadu domba, berburuk sangka, mengadakan kedustaan atasnya, atau menipunya!

Dan termasuk perkara-perkara yang menyebabkan permusuhan antara seorang ikhwah dengan saudaranya yang lain adalah
persaingan dalam perkara-perkara dunia. Betapa banyak para ikhwah yang dahulu saling mencintai, tatkala mereka masuk dalam kerjasama usaha maka mereka pun menjadi saling bermusuhan.

Allah Ta’ala berfirman:

وَإِنَّ كَثِيْرًا مِنَ الْخُلَطَاءِ لَيَبْغِيْ بَعْضُهُمْ عَلَى بَعْضٍ إِلَّا الَّذِيْنَ آمَنُوْا وَعَمِلُوْا الصَّالِحَاتِ وَقَلِيْلٌ مَا هُمْ.

“Dan sungguh banyak orang-orang yang bekerjasama benar-benar sebagian mereka suka menzhalimi sebagian yang lainnya, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh, dan jumlah mereka ini sangat sedikit.” (QS. Shaad: 24)

Sumber artikel:
Tanbiihul Hasan Fii Mauqifil Muslim Minal Fitan, terbitan Daarul Imam Ahmad, hal. 24

Alih bahasa: Abu Almass
Sabtu, 18 Rajab 1435 H

Tulisan ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s