Menyusui, qadha atau bayar fidyah?

https://i0.wp.com/sizzlingconcepts.com/wp-content/uploads/2012/07/nice-flower-wallpaper_bigger.jpg

Tanya:
Saya masih bingung, saat sedang menyusui boleh tidak puasa tapi bayar fidyah saja, apa tetap diganti? Kalau dalil yang diambil yang cuma bayar fidyah, bagaimana hukumnya kalau saat menyusui juga haid atau nifas. Tetapi bayar fidyah saja atau ganti puasa saja? Banyak yang ngasih saya link-link dan hadits-hadits shahih tetapi bingung dengan kesimpulannya.

Jawab:
Begitulah perselisihan yang terjadi di kalangan para fuqaha. Namun saya sarankan, anti untuk mengambil pendapat yang mengqadha saja. Mengambil pendapat yang mengqadha. Insya Allahu Ta’ala dari sisi dalil itu lebih kuat, disebabkan dia termasuk dalam keumuman firman Allah Subhanahu wata’ala:

فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. (QS Al-Baqarah : 184)

Maka yang cukup bagi dia adalah mengqadha, wallahu ta’ala a’lamu bishawab.

Download Audio disini

Sumber : Thalab Ilmu Syar’i

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s