Bismillah,


HADIRILAH!


Kajian Islam Ilmiah
Terbuka Untuk Umum

Pemateri :
Hari Pertama : Al Ustadz Abdul Barr
Tema : Hak dan Kewajiban Seorang Muslim
Hari Kedua : Al Ustadz Qomar Suaidi, Lc.
Tema : Fiqh Pergaulan

Insya Allah akan diselenggarakan pada:
Hari : Sabtu – Ahad,
19 – 20 Desember 2009/ 2 – 3 Muharram 1431 Hijriyyah
Waktu : Pukul 09.00 WIB s.d. Selesai
Tempat : Masjid Agung Al Ukhuwwah
Jl. Wastukencana No.27 Bandung 40117

Contact Person : 022-92373069; 0818 0653 7669; 022 7344434

Baarakallahufiikum

NB: Bagi peserta kajian yang akan bermalam diharapkan membawa Identitas yang masih berlaku.

Info Kajian Kitab Ahlussunnah bersama para ustadz murid-murid dari Asy-Syaikh Muqbil Bin Hadi Al Wadi’i Rahimahullah Alhlul Hadits ( Ulama Darul Hadits Dammaj, Yaman) di Masjid Agung Cimahi.


Penulis: Al Ustadz Abu Karimah Askari

بسم الله الرحمن الرحي

Pendahuluan

إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله، صلى الله عليه، وعلى آله وصحبه وسلم.
أما بعد:

Sesungguhnya salah satu upaya menghindarkan diri dari fitnah yang melanda disetiap zaman adalah menyibukkan diri dalam menuntut ilmu, menghafal, muraja’ah, belajar , dan mengajarkan ilmu yang bermanfaat kepada yang lain, yang dengannya seseorang dapat meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Rasulullah – shallallahu ‘alaihi wa sallam – bersabda:

(( نَضَّرَ اللَّهُ امْرَأً سَمِعَ مِنَّا حَدِيثًا فَحَفِظَهُ حَتَّى يُبَلِّغَهُ غَيْرَهُ فَرُبَّ حَامِلِ فِقْهٍ إِلَى مَنْ هُوَ أَفْقَهُ مِنْهُ وَرُبَّ حَامِلِ فِقْهٍ لَيْسَ بِفَقِيهٍ )).

“Semoga Allah memberikan kebahagiaan kepada seseorang yang mendengar dari kami satu hadits, lalu dia menghafalnya, hingga dia menyampaikan kepada yang lainnya. Boleh jadi orang yang membawa fiqih menyampaikan kepada yang lebih faqih, dan boleh jadi orang yang membawa fiqih tersebut tidak faqih.”

(HR. Tirmidzi (2656), Abu Dawud (3660), Ibnu Majah (230), dari hadits Zaid bin Tsabit – radhiyallahu ‘anhu – . Hadits ini dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih At-Tirmidzi).

Dan risalah kecil ini merupakan salah satu risalah yang bersifat ilmiah untuk membuka Read the rest of this entry »

Penulis: Al Ustadz Abu Muhammad Dzulqarnain


Sholat ditinjau dari jumlah raka’atnya terbagi dua :

a. Sholat dua raka’at seperti sholat Shubuh, rawatib dan lain-lainnya. Kalau sholat dua raka’at seperti ini, maka cara duduknya adalah duduk iftirasy, seperti duduk tasyahud awal dalam sholat lebih dari dua raka’at atau seperti duduk antara dua sujud yaitu kaki kanan ditegakkan dan duduk di atas kaki kiri. Ada dua hadits yang menjelaskan hal tersebut.

Pertama : Hadits ‘Abdullah bin Zubair, beliau berkata : Read the rest of this entry »

Hadits ke-1
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Perbanyaklah menyebut pelebur kenikmatan, yaitu : mati.” Riwayat Tirmidzi dan Nasa’i, dan dinilai shahih oleh Ibnu Hibban.

Hadits ke-2
Dari Anas Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Janganlah sekali-kali seseorang di antara kamu menginginkan mati karena kesusahan yang menimpanya, bila ia benar-benar menginginkannya hendaknya ia berdoa: Ya Allah hidupkanlah aku selama kehidupan itu lebih baik bagiku dan wafatkanlah aku jika sekiranya itu lebih baik bagiku.” Muttafaq Alaihi.

Hadits ke-3
Dari Buraidah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

Read the rest of this entry »

Hadits ke-1
Dari Abdullah Ibnu Amr Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Waktu Dhuhur ialah jika matahari telah condong (ke barat) dan bayangan seseorang sama dengan tingginya selama waktu Ashar belum tiba, waktu Ashar masuk selama matahari belum menguning, waktu shalat Maghrib selama awan merah belum menghilang, waktu shalat Isya hingga tengah malam, dan waktu shalat Shubuh semenjak terbitnya fajar hingga matahari belum terbit.” Riwayat Muslim.

Hadits ke-2
Menurut riwayat Muslim dari hadits Buraidah tentang waktu shalat Ashar. “Dan matahari masih putih bersih.”

Hadits ke-3
Dari hadits Abu Musa: “Dan matahari masih tinggi.”

Hadits ke-4
Abu Barzah al-Aslamy Radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam pernah setelah usai shalat Ashar kemudian salah seorang di antara kami pulang ke rumahnya di ujung kota Madinah sedang matahari saat itu masih panas. Beliau biasanya suka mengakhirkan shalat Isya’,

Read the rest of this entry »

Hadits ke-1
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda tentang (air) laut. “Laut itu airnya suci dan mensucikan, bangkainya pun halal.” Dikeluarkan oleh Imam Empat dan Ibnu Syaibah. Lafadh hadits menurut riwayat Ibnu Syaibah dan dianggap shohih oleh oleh Ibnu Khuzaimah dan Tirmidzi. Malik, Syafi’i dan Ahmad juga meriwayatkannya.

Hadits ke-2
Dari Abu Said Al-Khudry Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya (hakekat) air adalah suci dan mensucikan, tak ada sesuatu pun yang menajiskannya.” Dikeluarkan oleh Imam Tiga dan dinilai shahih oleh Ahmad.

Hadits ke-3
Dari Abu Umamah al-Bahily Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

Read the rest of this entry »

Oleh: Al Lajnah Ad Daaimah

Soal:
Saya memiliki mushaf Al Qur’an yang lembaran kertasnya terkoyak-koyak, maka apa yang harus aku lakukan? Apakah aku boleh menanamnya dalam tanah atau tidak?

Jawab:
Boleh bagi anda untuk menanamnya di tanah masjid mana saja, dan boleh juga untuk engkau bakar mengikuti perbuatan Utsman Radhiyallahu ‘anhu. (Fatwa no 968)

Ketua: Ibrahim bin Muh.Alu Syaikh
Wakil Ketua: Abdur Razzaaq ‘Afify
Anggota: Abdullah bin Ghodyan

Soal:
Bagaimana cara menjaga terhadap adanya sobekan dari mushaf dan kitab-kitab yang terdapat padanya ayat-ayat Al Qur’an?

Jawab:

Read the rest of this entry »

Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah Radiallahu’anhu, ia berkata:

“Rasulullah Salallahu ‘alaihi wassalam bersabda: ‘Mengucapkan Subhaanalloh, al-hamdu lillaah, laa ilaaha illallooh, dan Allahu akbar lebih aku cintai daripada dunia seisinya.”


Bukhari-Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah Radiallahu’anhu, ia berkata:

“Rasulullah Salallahu ‘alaihi wassalam bersabda: ‘Dua kalimat yang ringan diucapkan dalam lisan, namun berat dalam mizan dan disukai Ar-Rahman adalah subhanalloohi wa bihamdih (Mahasuci Allah lagi Maha Terpuji) dan subhaanalloohil’azhim (Mahasuci Allah lagi Maha Agung).’”


Bukhari-Muslim meriwayatkan dari Abu Ayyub Al-Anshari Radiallahu’anhu, dari Nabi Salallahu ‘alaihi wassalam bahwa beliau bersabda:

Read the rest of this entry »

Bukhari-Muslim meriwayatkan dari Abu Musa Radiallahu’anhu, ia berkata:

“Rasulullah Salallahu’alaihi wassalam bersabda: ‘Mukmin yang satu dengan mukmin yang lainnya bagaikan sebuah bangunan yang bagian-bagiannya saling menguatkan.’”


Bukhari-Muslim meriwayatkan dari Nu’man bin Basyir Radiallahu’anhu, ia berkata bahwa: “ Rasulullah Salallahu’alaihi wassalam bersabda:

‘Perumpamaan orang muslim dalam hal mencintai, mengasihi dan menyayangi, adalah bagaikan satu tubuh. Jika salah satu bagian tubuh merasakan sakit, maka seluruh bagian tubuh yang lain juga ikut merasakan sakit dengan tidak dapat tidur dan mengalami demam.’”


Bukhari-Muslim meriwayatkan dari Ibnu ‘Umar Radiallahu’anhu bahwa Rasulullah Salallahu’alaihi wassalam bersabda:

Read the rest of this entry »

kalender hijriyah

wasiat Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam

Dari Abu Najih Al Irbadh bin Sariah radhiallahuanhu dia berkata : Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam memberikan kami nasehat yang membuat hati kami bergetar dan air mata kami bercucuran. Maka kami berkata : Ya Rasulullah, seakan-akan ini merupakan nasehat perpisahan, maka berilah kami wasiat. Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “ Saya wasiatkan kalian untuk bertakwa kepada Allah ta’ala, tunduk dan patuh kepada pemimpin kalian meskipun yang memimpin kalian adalah seorang budak. Karena di antara kalian yang hidup (setelah ini) akan menyaksikan banyaknya perselisihan. Hendaklah kalian berpegang teguh terhadap ajaranku dan ajaran Khulafaurrasyidin yang mendapatkan petunjuk, gigitlah (genggamlah dengan kuat) dengan geraham. Hendaklah kalian menghindari perkara yang diada-adakan, karena semua perkara bid’ah adalah sesat “ (Riwayat Abu Daud dan Turmuzi, dia berkata : hasan shahih)

Status YM ana

cari di Gsalaf

cari di blogsalaf

audiosalaf

Arsip

free counters